MAKALAH KENAPA MATA KULIAH ILMU SOSIAL DASAR MASIH DIPERLUKAN OLEH MAHASISWA

MAKALAH KENAPA MATA KULIAH ILMU SOSIAL DASAR MASIH DIPERLUKAN OLEH MAHASISWA
MAKALAH KENAPA MATA KULIAH ILMU SOSIAL DASAR MASIH DIPERLUKAN OLEH MAHASISWA


MAKALAH
ILMU SOSIAL DASAR 


KENAPA MATA KULIAH ILMU SOSIAL DASAR MASIH DIPERLUKAN OLEH MAHASISWA

Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas
Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar
Dosen Pembimbing: Emilianshah Banowo



 Disusun oleh:
                                                 NAMA       : WISNU ANGGARA
                                                        NPM         : 57416689
                                                           KELAS      : 1IA12
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS GUNADARMA
2016












KATA PENGANTAR
Rasa syukur yang dalam kami sampaikan ke hadirat Tuhan Yang Maha Pemurah, karena berkat kemurahan-Nya makalah ini dapat saya selesaikan sesuai yang diharapkan.Dalam makalah ini kami membahas “Kenapa Mata Kuliah Ilmu Sosial Dasar Masih Diperlukan Oleh Mahasiswa”. Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman kita tentang pentingnya mata kuliah ilmu sosial dasar di lingkungan mahasiswa dan sekaligus melakukan apa yang menjadi tugas mahasiswa yang mengikuti mata kuliah “ilmu sosial dasar”. Dalam proses pendalaman materi ini, tentunya kami mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih yang dalam-dalamnya kami sampaikan kepada Bapak Emilianshah Banowo, selaku dosen mata kuliah “ilmu sosial dasar”
Demikian makalah ini saya buat semoga bermanfaat,


                                                                                                            Depok, 11 Oktober 2016
                                                                                                   Penyusun,

                                                                                                  Wisnu Anggara
                                               








DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................    1
DAFTAR ISI......................................................................................    2
BAB  I     PENDAHULUAN.............................................................    3
                        1.1     Latar Belakang....................................................  3
                   1.2     Maksud dan Tujuan................................................    3
                   1.3     Tujuan Penulisan....................................................    3
                   1.4     Metode Penulisan...................................................    4
                   1.5     Manfaat Penulisan..................................................    4
BAB II     PEMBAHASAN...................................................................5
                   2.1     Pengertian Ilmu Sosial Dasar..................................   5
                   2.2     Tujuan Ilmu Sosial Dasar.........................................  5
                   2.3     Fungsi Ilmu Sosial Dasar..........................................  5
                   2.4     Ruang Lingkup.........................................................  6
                   2.5     Masalah Sosial Dalam Ilmu Sosial Dasar.................. 8
BAB III    PENUTUP........................................................................... 10
                   3.1     Kesimpulan............................................................ .. 10
                   3.2     Kritik Dan Saran....................................................... 10
                   3.3     Daftar Pustaka............................................................11




BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Apa itu ISD ? apa manfaat ISD ? mempelajari ISD sangatlah penting, terutama bagi mahasiswa . Sebagai salah satu usaha untuk memberi bekal, yang dapat diharapkan memberi pengetahuan umum dan pengetahuan dasar tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk melengkapi gejala – gejala sosial agar persepsi dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan, sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungan sosialnya menjadi lebih besar. Mahasiswa lebih perduli terhadap lingkungannya dan dapat meyelesaikan permasalahan-permasalahan sosial tersebut. Mempelajari ISD dapat dilakukan dengan pendekatan diri kita kepada lingkungan dan bersosialisasi pada orang sekitar.

1.2 Maksud dan tujuan
ISD itu materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial. Mengajak manusia berpikir luas dan menghasilkan kepribadian yang baik terutama bagi mahasiswa, mempermudah berinteraksi dengan lingkungan sekitar , dan memahami masalah-masalah sosial .
1.3. Tujuan Penulisan
1.     Mahasiswa memiliki kesiapan untuk menekuni dunia keilmuan.
2.      Mahasiswa bisa mengerti dan memahami prinsip filsafaat ilmu sebagai landasan mengerti dan memahami berbagai fenomena sosial kontemporer.
3.     Mahasiswa mampu memahami berbagai konsep ilmu sosial yang akan digunakan sebagai instrumen memetakan segala problematika sosial kemasyarakatan.



1.4. Metode Penulisan
Metode penulisan makalah ini adalah pendeskripsian mengenai Ilmu Sosial Dasar yang sumbernya berasal melalui jelajah internet.

1.5. Manfaat Penulisan
Manfaat penulisan makalah ini secara teoritis adalah dapat digunakan sebagai referensi untuk melakukan penulisan-penulisan ilmiah kembali tentang Ilmu Sosial Dasar tentunya. Manfaat penulisan secara praktis makalah ini adalah dapat digunakan sebagai gambaran tentang Ilmu Sosial Dasar.



BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Ilmu Sosial Dasar.
Ilmu sosial dasar ( Basic Sosial Studies ) bukan suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri melainkan,hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai  makhluk sosial dan masalah masalah sosial yang terwujud dari padanya . Ilmu sosial dasar memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala gejala sosial agar daya tanggap ,persepsi dan penalaran, mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan,sehingga kepekaan mahasiswa padalingkungan sosialnya   menjadi lebih besar
2.2 Tujuan Ilmu Sosial Dasar.
Ilmu sosial Dasar  bertujuan  : membantu pengembangan wawasan pemikiran dan keperibadian Mhasiswa agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas,dan ciri ciri keperobadian yang diharapakan dari setiap anggota golongan terpelajar khususnya berkenanaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia manusia lain dan tingkah laku manusia terhadap Manusia yang bersangkutan . Ilmu sosial dasar menyajikan :suatu pemahaman mengenai akekat manusia sebagai makhluk sosial .
2.3 Fungsi Ilmu Sosial Dasar
Fungsi dari ilmu sosial dasar yaitu, memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala social kebudayaan agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan social budaya dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa pada lingkungannya menjadi lebih besar.



2.4 Ruang Lingkup
Ilmu pengetahuan dikelompokan dalam beberapa kelompok. Secara umum ilmu pengetahuan dikelompokan menjadi tiga yaitu ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, dan ilmu pengetahuan budaya atau lebih umum disebut ilmu pengetahuan humaniora. Pengelompokan ilmu pengetahuan ini yang mendasari pengembangan Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Sosial Dasar, dan Ilmu Budaya Dasar.
ISD meliputi dua kelompok utamam, studi manusia dan masyarakat dan studi lembaga – lembaga sosial. Yang terutama terdiri atas psikologi, sosiologi, dan antropologi, sedang yang kemudian terdiri atas ekonomi dan politik.
Sasaran STUDI ISD adalah aspek – aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalah – masalah yang terwujud dari padanya.
Materi ISD terdiri atas masalah-masalah sosial. Untuk dapat menelaah masalah-masalah sosial, hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengindentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tertentu. Sehingga dengan demikian bahan pelajaran ISD dapat dibedakan atas tiga golongan yaitu,

Kenyataan-kenyataan sosial tersebut sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu sosial, karena adanya perbedaan latar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangannya. Dalam ISD kita menggunakan pendekatan interdisiplin/multidisiplin.
·        Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan¬kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan sosial. Sebagai contoh dari konsep dasar semacam itu misalnya konsep “keanekaragaman” dan kosep “Kesatuan sosial”.
·        Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu dengan lainnya saling berkaitan.


Konsorsium Antar Bidang telah menetapkan bahwa perkuliahan ISD terdiri dari 8 (delapan) pokok bahasan. Dari ke delapan Pokok Bahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan ISD diharapkan mempelajari dan memahami adanya :
1.     Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
2.     Masalah individu, keluarga dan masyarakat.
3.     Masalah pemuda dan sosialisasi.
4.     Masalah hubungan antara warga negara dan negara.
5.     Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat
6.     Masalah masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.
7.     Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
8.     Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.


Dalam perkembangannya, ISD banyak berkonsentrasi pada urusan masalah sosial, menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.


kemampuan yang diharapkan mempelajari ISD :
1.     Memiliki kemampuan profesionalisme: nilai, dan sikap yang memungkinkannya berpartisipasi secara aktif dan cerdas dalam proses politik; Memiliki kemampuan, etos kerja, dan disiplin kerja yang memungkinkannya aktif dan produktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan ekonomi.
2.     Memiliki kemampuan akademis: sikap ilmiah untuk dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kemampuan penelitian dan pengembangan.
3.     Memiliki kemampuan personal: kepribadian yang mantap, berkarakter, dan bermoral, serta berakhlak mulia.
2.5 Masalah Sosial Dalam Ilmu Sosial Dasar

Beberapa contoh masalah sosial dalam masyarakat antara lain: pengangguran, kebodohan, kemiskinan, kenaikan sembako,kejahatan, pungutan liar, tuna wisma, penggusuran, peperangan, disorganisasi keluarga, homoseksualitas, kebakaran, bencana alam, pencemaran lingkungan, dan  tingginya angka kelahiran.

·        Kemiskinan
Kemiskinan diartikan sebagai suatu keadaan di mana seseorang tidak sanggup memelihara dirinya sendiri sesuai dengan taraf kehidupan kelompok dan juga tidak mampu memanfaatkan tenaga mental, maupun fisiknya dalam kelompok tersebut.
·        Kejahatan
Kejahatan disebabkan karena kondisi-kondisi dan proses-proses sosial yang sama, yang menghasilkan perilaku-perilaku sosial lainnya.
·        Disorganisasi Keluarga
Disorganisasi keluarga adalah perpecahan keluarga sebagai suatu unit karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban-kewajibannya yang sesuai dengan peranan sosialnya.
·        Peperangan
Peperangan merupakan suatu bentuk pertentangan dan juga suatu lembaga kemasyarakatan.Peperangan merupakan bentuk pertentangan yang setiap kali diakhiri dengan suatu akomodasi.
·        Pelacuran
Pelacuran merupakan suatu pekerjaan yang bersifat menyerahkan diri kepada umum untuk melakukan perbuatan-perbuatan seksual dengan mendapat upah.
·        Homoseksualitas
Homoseksualitas merupakan pola perilaku para homoseksual, sedangkan homoseksual adalah seseorang yang cenderung mengutamakan orang yang sejenis kelaminnya sebagai mitra seksual.

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
ISD sangat penting di pelajari, terutama mahasiswa diharapkan mendapat bekal, dimana dapat lebih dekat dengan lingkungannya, dan memahami masalah-masalah yang terjadi dilingkungan, dan mereka dapat menyelesaikan masalah-masalah tersebut dengan ilmu sosial yang mereka dapat. Dalam hal ini interaksi sosial juga dibutuhkan untuk mempermudah pendekatan dengan lingkungan.interaksi yang baik akan menghasilkan hubungan sosial yang baik juga, dan untuk masalah sosial berkaitan dengan ISD karena ISD sebagai bekal pembelajaran untuk menyelesaikan masalah sosial, dan menghasilkan seseorang yang memiliki kepribadian yang baik dan berwawasan luas tentang sosial . Masalah-masalah sosial harus cepat diselesaikan, sedikitnya mengurangi masalah-masalah tersebut. Dengan adanya tugas ini saya dapat mengetahui apa itu ISD.
3.2 kritik dan saran
Dari kesimpulan yang dijabarkan diatas, maka dapat diberikan saran
antara lain:  
1.     Kita diharuskan menjadi lebih dekat dengan lingkungannya
2.     Kita diharuskan dapat memahami masalah-masalah yang terjadi di lingkungan
3.     Kita diharuskan dapat menyelesaikan masalah-masalah di lingkungan dengan ilmu sosial dasar yang kita dapat
4.     Kita sebaiknya lebih memperbanyak interaksi sosial dengan lingkungan
5.     Sebaiknya ilmu sosial dasar lebih di tekankan lagi suapaya mahasiswa lebih dapat melaksanakan ilmu tersebut




3.3 Daftar pustaka