Penjelasan Lengkap Class Diagram dan Contoh Penggunaannya - UML

Penjelasan Lengkap Class Diagram dan Contoh Penggunaannya - UML
Penjelasan Lengkap Class Diagram dan Contoh Penggunaannya - UML
Penjelasan Lengkap Class Diagram dan Contoh Penggunaannya - UML

Penjelasan Lengkap Class Diagram dan Contoh Penggunaannya - UML

Pada postingan kali ini kita masih akan membahas mengenai salah satu diagram yang ada di UML.
Setelah beberapa waktu yang lalu kita telah membahas beberapa diagram di dalam UML seperti  Use Case Diagram , kemudian kita juga telah membahas bersama mengenai Acrivity Diagram dan yang terakhir kemarin mengenai Sequance Diagram.

Kali ini kita akan kembali membahas salah satu diagram yang kami rasa sangat penting dalam sebuah perancangan sistem Diagram tersebut dikenal dengan nama Class Diagram. Mungkin sobat yang telah berkecimpung dalam perancangan sebuah sistem sangat mengenal diagram yang satu ini dan mengetahui seberapa pentingnya diagram ini.

Pengertian Class Diagram

Class diagram adalah salah satu diagram yang ada di UML. Class diagram ini menunjukan dan menggambarkan struktur dan deskripsi dari suatu kelas dan hubungannya dengan kelas lain. Jika sobat pernah mengetahui perancangan diagram dalam sistem informasi, Class diagram ini sangat mirip dengan ERD (Entity Relationship Diagram) yang mana keduanya menjelaskan mengenai deeskripsi dan struktur dari sebuah kelas seperti atribut yang ada di dalam kelas, operasi dalam kelas, dan hubungan dengan kelas lain yang biasa disebut dengan relasi antar kelas.

Komponen Class Diagram

Seperti yang telah dijelaskan diatas dapat kita simpulkan pada Class Diagram ini memiliki beberapa komponen sebagai berikut :
  • Nama Kelas
  • Atribut Kelas
  • Operasi dalam Kelas
  • Relasi antar Kelas

Sifat Element dalam Class Diagram 

Di dalam Class diagram yang memiliki komponen seperti yang telah dijelaskan diatas, sobat akan menemukan beberapa sifat yang dapat melekat pada komponen tersebut misal pada atribut dan operasi dalam kelas. Berikut beberapa sifat yang ada di dalam komponen pada Class Diagram :
  1. Private, seperti namanya sifat yang pertama ini memiliki sifat yang hanya dapat dipanggil oleh kelas itu sendiri.
  2. Protected, tidak berbeda jauh dengan private , sifat protected ini adalah sifat yang mana hanya dapat dipanggil oleh kelas yang bersangkutan atau kelas turunannya.
  3. Public, sifat terakhir adalah Public. Yang mana sifat ini dapat dipanggil dari semua kelas atau objek.

Macam-macam Relasi Class Diagram 

Dalam kelas diagram , relasi yang ada dapat dibedakan menjadi beberapa relasi dan memiliki keunikan masing-masing.Berikut ini beberapa relasi yang ada di dalam kelas diagram ini .
  1. Asosiasi, untuk relasi yang pertama ini adalah relasi yang paling sering digunakan anatara kelas satu dengan kelas lainnya. Relasi ini memiliki sifat atau makna yang umum.
  2. Asosiasi Berarah, kalau tadi pada relasi asosiasi masih memiliki makna yang umum. Pada jenis relasi kedua ini menunjukan relasi yang lebih spesifik atau terkhusus yaitu mengenai kedua objek yang saling bersangkutan , maka dari itu relasi ini dinamakan relasi berarah.
  3. Generalisasi, untuk relasi yang ketiga ini adalah relasi anatara kelas induk dengan kelas turunannya.
  4. Dependency, relasi jenis ini adalah relasi yang memiliki makna kebergantungan antar kelas, jadi antara kelas yang satu dengan kelas yang lainnya memiliki sifat saling bergantung satu sama lain.
  5. Agregasi, untuk relasi jenis ini adalah relasi ketika kelas dibentuk dan terdiri dari kelas-kelas yang lainnya.

Kardinalitas dalam Class Diagram 

Dalam menunjukan hubungan antar kelas bianya dituliskan juga nilai kardinalitasnya. Ada beberapa kardinalitas daam Class Diagram berikut daftarnya :
  • 0..1 , yang berarti nol atau satu. Kardinalitas jenis ini menunjukan "ada" atau "tidak ada" dalam hubungan antar kelas. Contohnya hubungan antara kelas karyawan dan kelas Isteri. Maka akan memiliki nilai kardinalitas 0..1 yang berarti karyawan memiliki isteri atau karyawan tidak memiliki isteri.
  • 1, artinya hanya satu. Kardinalitas jenis ini menunjukan hubungan anatar dua kelas yang menunjukan "hanya satu". Contohnya kelas negara dan kelas presiden. Negara "hanya" memiliki satu presiden dan presiden "hanya" mengurus satu negara.
  • 0..*, nol atau lebih. Kardinalitas ini menunjukan hubungan dengan nilai nol atau lebih. Dengan nilai lebih (*) tidak dapat diketahui nilainya, misal kardinalitas anatar kelas karyawan dan anak, karyawan tidak memiliki anak(nol) atau karyawan memiliki anak (tidak diketahui jumlahnya)
  • 1..*,satu atau lebih, Contohnya bos dan bawahan. Seorang bos memiliki minimal 1 bawahan atau lebih (tidak diketahui nilainya)
 Selain nilai kardinalitas diatas masih terdapat beberapa nilai kardinalitas lain seperti n (hanya n), 0..n (nol sampai n), 1..n (satu sampai n). Tetapi dalam penggunaannya kebanyakan hanya menggunakan keempat nilai kardinalitas yang telah dijelaskan diatas.

BACA JUGA : Contoh Soal dan Jawaban Tentang Activity Diagram Pada UML


Setelah kita memahami semua konsep dari Class Diagram , suapaya sobat semua lebih memahami mengenai penggunaan Class Diagram ini mari kita pratekan dengan membuat Class Diagram mengenai pembelian tiket bioskop. Mari kita simak bersama :

1. Untuk membuat Class Diagram pembelian barang online, pertama buka terlebih dahulu software starUML,setelah terbuka tampilan pertama dari starUML seperti berikut
tampilan awal starUML 


2. Kemudian pilih menu Model kemudian pilih Add Diagram dan pilih Class Diagram, maka pada bagian kiri  bawah akan muncul simbol-sombol yang digunakan pada Class diagram , seperti berikut
komponen class diagram 


3. Untuk membuat Class Diagram pembelian tiket bioskop kita akan menggunakan simbol :
  • Class
  • Association 
  • Generalizaton 
  • Note 
  • Note Link 
4. Kemudian susun seperti gambar berikut :

calss diagram pembelian tiket bioskop 
Penjelasan : 

  1. Pada class Penonton memiliki atribut Nama Penonton, Alamat, dan No. Telp 
  2. Kemudian ada class jadwal yang memiliki atribut id_film, id_studio , jam_tayang1 sampai jam_tayang5 dan class ini melakukan operasi yaitu tambah_jadwal , pilih_film, dan pilih jam tayang. Class ini memiliki hubungan dengan kelas penonton dan memiliki nilai kardinalitas yaitu 1 : 1 , artinya 1 penonton memilih 1 jadwal 
  3. Kemudian dari class Jadwal mempunyai class turunan dan digambarkan dengan hubungan generalization  , class tersebut yaitu class studio dan class Film.  
  4. Class studio memiliki atribut yaitu id_studio dan nama_studio, dan memiliki operasi yaitu  tambah_studio 
  5. Class Film memiliki atribut seperti id_film, judul_film, genre, thn_produksi, durasi, tgl_mulai, tgl_selesai, gambar, deskripsi, rating, dan memiliki operasi yaitu tambah_film, edit_fim dan hapus_film 
  6. Kemudian dari class jadwal tadi akan memiliki hubungan dengan class transaksi ,yang mana keduanya memiliki nilai kardinalitas yaitu 1:1, artinya 1 jadwal untuk 1 transaksi  
  7. Class Transaksi memiliki atribut yaitu id_transaksi, tgl_trans, id_film, id_studio, id_harga, tgl_pesan, jam_tayang, jml_seat, hrg_tiket, nama_penonton, no_hp, konfirmasi, username dan memiliki operasi get_id_transaksi dan update_transaksi. 
  8. Class transaksi memiliki kelas turunan yaitu Class Seat,yang memiliki atribut yaitu id_seat,id_trans, no_seat dan memiliki operasi yaitu tambah_seat 
  9. Kemudian dari Class Transaksi tadi memiliki hubungan dengan class harga dengan nilai kardinalitas yaitu 1 : 1 yang artinya satu transaksi dan satu harga. Class harga memiliki atribut yaitu id_harga dan nominal, serta memiliki operasi yaitu tambah_harga,edit_harga, dan hapus_harga 
  10. Class Transaksi juga memiliki hubungan dengan class petugas dan memiliki nilai kardinalitas yaitu * : 1 11. Class petugas memiliki atribut yaitu username dan password  
Nahh itulah sob , pembahasan kita pada postingan kali ini, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan sobat semua.